Gizi Seimbang Pada Ibu Hamil
Ibu hamil harus mendapat status gizi yang baik dan makan
berbagai makanan yang beragam baik proporsi maupun jumlahnya. Ibu hamil perlu
makan lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi dirinya dan tumbuh
kembang janin/bayinya.
Bila makanan ibu sehari-hari tidak cukup mengandung zat gizi
yang dibutuhkan, maka janin atau bayi akan mengambil persediaan yang ada
didalam tubuh ibunya, seperti sel lemak ibu sebagai sumber kalori; zat besi
dari simpanan di dalam tubuh ibu sebagai sumber zat besi janin/bayi. Demikian
juga beberapa zat gizi tertentu tidak disimpan di dalam tubuh seperti vitamin C
dan vitamin B yang banyak terdapat di dalam sayuran dan buah-buahan.
Ibu Hamil
Ibu
hamil adalah seorang wanita yang mengandung dimulai dari konsepsi (bertemunya
sel telur dan sel sperma) sampai lahirnya janin/ jabang bayi. Lamanya hamil
normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama
haid terakhir (HPHT).
Gizi Seimbang
Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang
mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan
kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi
makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan ideal. Gizi seimbang di
Indonesia divisualisasikan dalam bentuk Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) yang sesuai
dengan budaya Indonesia. TGS dirancang untuk membantu setiap orang memilih
makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat sesuai dengan berbagai kebutuhan
menurut usia (bayi, balita, remaja, dewasa dan usia lanjut), dan sesuai keadaan
kesehatan (hamil, menyusui, aktivitas fisik, sakit).
Ada 13 Pesan umum Gizi Seimbang, yaitu :
- Makan
aneka ragam makanan
- Makan
makanan yang memenuhi kebutuhan energi
- Makan
sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi
- Batasi
lemak seperempat dari kecukupan energi
- Gunakan
garam beryodium
- Makan
makanan sumber zat besi
- Beri
ASI pada bayi sampai umur enam bulan
- Biasakan
makan pagi
- Minum
air bersih, aman dan cukup jumlahnya
- Beraktifitas
fisik dan olah raga secara teratur
- Hindari
minum minuman beralkohol
- Makan
makanan yang aman bagi kesehatan
- Baca
label pada makanan kemasan.
Sementara itu untuk ibu hamil ada tambahan 4 pesan khusus, yaitu :
a) Biasakan mengkonsumsi aneka ragam makanan
b) Batasi mengkonsumsi garam
c) Minum air putih yang banyak dan
d) Batasi minum kopi.
Berikut nutrisi penting yang perlu dipenuhi ibu hamil:
1. Folat dan Asam Folat
Folat adalah vitamin B yang berperan penting dalam mencegah
cacat tabung saraf pada bayi, yaitu kelainan serius pada otak dan sumsum tulang
belakang. Sedangkan asam folat merupakan bentuk sintetis folat yang dapat
ditemukan dalam suplemen dan makanan yang bergizi. Suplemen asam folat sudah
terbukti dapat menurunkan risiko kelahiran prematur.
American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG)
merekomendasikan ibu untuk mengonsumsi 600-800 mikrogram folat selama
kehamilan. Ibu bisa mendapatkan asupan folat dari makanan, seperti hati,
kacang-kacangan, telur, sayuran berdaun hijau tua, serta kacang polong.
Selain mengonsumsi makanan sehat, pastikan ibu meminum
vitamin prenatal setiap hari yang idealnya dimulai tiga bulan sebelum pembuahan
untuk membantu memenuhi nutrisi penting ini.
2. Kalsium
Kalsium merupakan nutrisi penting yang perlu ibu penuhi guna
membentuk tulang dan gigi bayi yang kuat. Kalsium juga membantu sistem
peredaran darah, otot, dan saraf ibu berjalan dengan normal.
Wanita hamil membutuhkan 1000 miligram kalsium yang bisa
dibagi dalam dua dosis 500 miligram per hari. Sumber kalsium yang baik bisa
ditemukan pada susu, yoghurt, keju, ikan dan seafood yang rendah merkuri,
seperti salmon, udang, dan ikan lele, tahu yang mengandung kalsium dan sayuran
berdaun hijau tua.
3. Vitamin D
Vitamin D membantu membangun tulang dan gigi bayi yang kuat.
Ibu hamil membutuhkan asupan vitamin D sebanyak 600 unit internasional (IU) per
hari. Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber vitamin D yang baik.
Pilihan makanan lainnya untuk mendapatkan asupan vitamin D, yaitu susu dan jus
jeruk.
4. Protein
Protein juga merupakan nutrisi penting yang harus dipenuhi
selama kehamilan untuk memastikan pertumbuhan yang baik dari jaringan dan organ
bayi, termasuk otak. Nutrisi ini membantu pertumbuhan jaringan payudara dan
rahim ibu selama kehamilan. Protein berperan dalam meningkatkan suplai darah
ibu, sehingga memungkinkan untuk mengirimkan lebih banyak darah ke bayi.
Kebutuhan protein ibu meningkat selama tiap trimester
kehamilan. Ibu hamil perlu mengonsumsi sekitar 70 hingga 100 gram protein
setiap hari, tergantung pada berat badan dan trimester kehamilan ibu saat ini.
Bicarakan dengan dokter kandungan untuk mengetahui berapa banyak jumlah protein
yang ibu butuhkan secara khusus.
Sumber protein yang baik untuk ibu hamil meliputi daging
sapi tanpa lemak, ayam, ikan salmon, kacang-kacangan, selai kacang, kacang
polong, dan keju cottage.
5. Zat Besi
Tubuh ibu membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin,
yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke jaringan.
Selama kehamilan, ibu membutuhkan asupan zat besi dua kali lipat dari yang
dibutuhkan wanita tidak hamil. Tubuh ibu membutuhkan zat besi untuk membuat lebih
banyak darah untuk memasok oksigen ke bayi.
Bila ibu tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup, ibu
akan mengalami anemia defisiensi besi yang dapat menyebabkan ibu
menjadi mudah lelah. Anemia defisiensi besi yang parah selama kehamilan juga
meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi terlahir dengan berat badan yang
rendah, dan depresi postpartum.
Ibu hamil membutuhkan 27 miligram zat besi sehari. Cara
untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut adalah dengan mengonsumsi makanan,
seperti daging merah tanpa lemak, unggas, dan ikan. Pilihan makanan lain yang
mengandung zat besi, yaitu sereal yang diperkaya zat besi, kacang-kacangan, dan
sayuran.
Itulah nutrisi penting untuk ibu hamil. Selain dengan
mengonsumsi makanan sehat, ibu juga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dengan
minum suplemen. Namun, sebaiknya bicarakan terlebih dahulu pada dokter
kandungan tentang suplemen yang ingin dikonsumsi.
Bahan Makanan Yang Dihindari dan Dibatasi Oleh Ibu Hamil
- Menghindari makanan yang diawetkan karena biasanya mengandung bahan tambahan makanan yang kurang aman
- Menghindari daging/telur/ikan yang dimasak kurang matang karena mengandung kuman yang berbahaya untuk janin
- Membatasi kopi dan coklat didalamnya terdapat kandungan kafein yang dapat meningkatkan tekanan darah
- Membatasi makanan yang mengandung energy tinggi seperti yang banyak mengandung gula, lemak misalnya keripik, cake
- Membatasi makanan yang mengandung gas contoh nangka, kol, ubi jalar karena dapat menyebabkan keluhan nyeri ulu hati pada ibu hamil
- Membatasi konsumsi minuman ringan (soft drink) karena mengandung energy tinggi yang berakibat pada berat badan ibu hamil meningkat berlebihan dan bayi lahir besar
Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan "Gizi Seimbang Ibu Hamil"

Komentar
Posting Komentar